Sosialisasi mengenai BUMA menjadi fokus utama dalam kegiatan ini, karena diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai pentingnya sektor ekonomi dalam pengembangan organisasi. Selain itu, tujuan lainnya adalah memperkuat komitmen setiap anggota Ansor di tingkat ranting, agar semakin bersemangat dalam mengembangkan diri, memperluas wawasan, dan lebih aktif berkontribusi dalam upaya organisasi. Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi salah satu langkah dalam mendorong kader Ansor untuk lebih siap menghadapi tantangan dan perubahan zaman.
Selain aspek ekonomi, kegiatan Turba ini juga difokuskan pada penguatan organisasi dan motivasi bagi setiap kader untuk tetap konsisten dalam menjalankan peranannya. Dalam diskusi yang berlangsung, setiap anggota diajak untuk lebih memahami pentingnya menjaga semangat berorganisasi, serta komitmen dalam memperjuangkan nilai-nilai kebaikan di masyarakat. Penguatan internal anggota, baik dari segi keilmuan maupun spiritualitas, sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan yang ada dan mewujudkan tujuan besar organisasi.
Diskusi interaktif yang mengangkat berbagai isu terkini juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kegiatan Turba kali ini. Salah satu topik yang dibahas adalah masalah ibadah wajib, seperti contoh salat lima waktu. Dalam konteks ini, sangat ditekankan bahwa menjaga salat lima waktu adalah kewajiban yang tak bisa ditawar, sebagai bagian dari bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Kegiatan organisasi, apapun bentuknya, tidak boleh menghalangi anggota untuk melaksanakan ibadah wajib ini. Bahkan, melalui kegiatan semacam ini, anggota diingatkan bahwa keberhasilan dalam berorganisasi harus tetap selaras dengan penguatan spiritualitas, di mana ibadah adalah prioritas utama yang harus dijaga.
Kegiatan Turba 5 ini diharapkan dapat membawa dampak positif tidak hanya bagi organisasi Ansor, tetapi juga bagi masyarakat sekitar. Dengan semakin tingginya motivasi dan semangat anggota dalam berorganisasi, diharapkan mereka dapat berperan aktif dalam perubahan sosial yang lebih baik. Kegiatan seperti ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat peran pemuda dalam menjaga nilai-nilai agama, kebersamaan, dan solidaritas di tengah masyarakat. Menjaga ibadah, terutama salat lima waktu, akan selalu menjadi landasan utama dalam setiap aktivitas, baik di dalam organisasi maupun dalam kehidupan sehari-hari.
.png)
.jpeg)

Social Plugin